PERANAN TIK DALAM DUNIA PENDIDIKAN
Nama : Anisa Apriliani
NIM :
1401416234
Makul :
TIK dan Media Pembelajaran
Tugas :
Analisi Artikel tentang TIK dan Dunia Pendidikan
Sumber : http://iisentiyaningsih.wordpress.com/2009/01/13/pengertian-tik-2/
RANGKUMAN ARTIKEL 1
TIK(Teknologi
informasi dan komunikasi) adalah sebuah
media atau alat bantu yang digunakan untuk transfer data baik itu untuk
memperoleh suatu data / informasi maupun memberikan informasi kepada orang lain
serta, dapat digunakan untuk alat berkomunikasi baik satu arah ataupun dua
arah. Perkembangan TIK dalam suatu bidang pendidikan ialah adanya
teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan kita untuk belajar dan
mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja, kapan saja, dan dari
siapa saja. Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi informasi mulai
dirasa mempunyai dampak yang positif karena dengan berkembangnya teknologi
informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan perubahan yang cukup
signifikan. Banyak hal yang dirasa berbeda dan berubah dibandingkan dengan cara
yang berkembang sebelumnya. Salah
satu wadah yang dirasa paling berperan dalam dunia teknologi informasi dan
komunikasi di Indonesia saat ini adalah internet. Di Indonesia terutama yang
berada di kota-kota besar sudah banyak masyarakat yang mempunyai akses
internet, sehingga pemanfaatan internet sebagai salah satu media pembelajaran
dan pencarian informasi dan pengetahuan dapat lebih maksimal walaupun akses
internet di Indonesia belum sepenuhnya dapat dirasakan semua orang.Informasi
melalui media internet, bisa menjadi salah satu kunci untuk membuat dunia
pendidikan di Indonesia mempunyai standar yang sama dengan negara lain. Dengan
menggunakan media internet, pemerintah dan institusi pendidikan sudah mulai
menerapkan pola belajar yang cukup efektif untuk diterapkan bagi masyarakat
yang memiliki kendala dengan jarak dan waktu untuk mendapatkan informasi
terutama informasi dalam dunia pendidikan. Peranan TIK dalam
Pendidikan.
Terdapat 6 Peranan TIK
dalam bidang pendidikan, antara lain :
1. TIK sebagai skill dan
kompetensi
2. TIK sebagai
infratruktur pembelajaran
3. TIK sebagai sumber
bahan belajar
4. TIK sebagai alat bantu
dan fasilitas pembelajaran
5. TIK sebagai pendukung
manajemen pembelajaran
6. TIK sebagai sistem
pendukung keputusan.
Dampak Positif Teknologi
Informasi dan Komunikasi di bidang pendidikan adalah Informasi yang dibutuhkan akan semakin
cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan. Salah satu dampak negatif
seperti televisi adalah melatih
anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat
(short span of attention).
ARTIKEL 1
A.
Pengertian TIK
Terdapat banyak
pengertian mengenai TIK atau Teknologi informasi dan komunikasi, namun jika
dapat disimpulkan dari berbagai sumber Teknologi Informasi dan Teknologi
Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung
pengertian luas tentang segala
kegiatan yang terkait dengan pemrosesan,
manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media
Namun, ada pula yang
mengartikan bahwa, TIK adalah sebuah media atau alat bantu yang digunakan untuk
transfer data baik itu untuk memperoleh suatu data / informasi maupun
memberikan informasi kepada orang lain serta, dapat digunakan untuk alat
berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah.
B.
Perkembangan TIK dalam
bidang pendidikan
Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi secara umum
adalah semua teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan,
pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Jika dilihat pada
saat sekarang ini perkembangan teknologi informasi terutama di Indonesia
semakin berkembang. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi dapat
memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari
mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja. Dalam dunia pendidikan perkembangan
teknologi informasi mulai dirasa mempunyai dampak yang positif karena dengan
berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan
perubahan yang cukup signifikan. Banyak hal yang dirasa berbeda dan berubah
dibandingkan dengan cara yang berkembang sebelumnya. Saat sekarang ini jarak
dan waktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk mendapatkan ilmu,
berbagai aplikasi tercipta untuk memfasilitasinya.
Di Indonesia yang
notabenenya sebagai negara berkembang dimana ketersediaan infrastruktur
komunikasi yang masih minim mengakibatkan kesempatan setiap orang untuk
mendapatkan informasi dan pengetahuan menjadi terbatas. Ketersediaan
infrastruktur ini sangat terasa di daerah-daerah yang proses memperoleh
informasinya masih terbatas. Hal ini dikarenakan di Indonesia penyebaran
teknologi informasi dan komunikasi belum merata, sekarang ini hanya di
kota-kota besar sajalah yang dengan mudah menikmati dan memanfaatkan fasilitas
yang tersedia. Dengan demikian perkembangan pendidikan pun menjadi terhambat
dan juga tidak merata.
Salah satu wadah yang
dirasa paling berperan dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi di
Indonesia saat ini adalah internet. Di Indonesia terutama yang berada di
kota-kota besar sudah banyak masyarakat yang mempunyai akses internet, sehingga
pemanfaatan internet sebagai salah satu media pembelajaran dan pencarian
informasi dan pengetahuan dapat lebih maksimal walaupun akses internet di
Indonesia belum sepenuhnya dapat dirasakan semua orang.Informasi melalui media
internet, bisa menjadi salah satu kunci untuk membuat dunia pendidikan di
Indonesia mempunyai standar yang sama dengan negara lain. Dengan menggunakan
media internet, pemerintah dan institusi pendidikan sudah mulai menerapkan pola
belajar yang cukup efektif untuk diterapkan bagi masyarakat yang memiliki
kendala dengan jarak dan waktu untuk mendapatkan informasi terutama informasi
dalam dunia pendidikan. Salah satu metode yang mulai diterapkan yaitu
pembelajaran distance learning. Metode distance learning merupakan suatu metode
alternatif dalam pemerataan kesempatan dalam bidang pendidikan. Sistem ini
diharapkan dapat mengatasi beberapa masalah yang ditimbulkan akibat keterbatasan
tenaga pengajar yang berkualitas. Metode distance learning sangat membantu
siswa atau masyarakat dalam mempelajari hal-hal atau ilmu-ilmu baru dengan
tampilan yang lebih menarik dan mudah untuk dipahami. Dalam pengaksesan dan
pemanfaatan metode ini, peran internet sangatlah diperlukan, karena melalui
internet seseorang dapat mengirim file atau meng-upload file yang ingin
dipublikasikan dan melalui internet juga seseorang dapat mengakses file yang
ingin dicari. Selain metode distance learning, masih banyak metode-metode lain
yang sangat membantu dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia,
diantaranya dengan adanya modul-modul pembelajaran gratis yang tersedia, portal
pembelajaran online,dan lain-lain.
Jika kita melihat ke
negara lain, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia bisa
dibilang cukup tertinggal. Peran pemerintah sangat diharapkan untuk
meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di
Indonesia. Pemerintah diharapkan dapat menyamaratakan perkembangan teknologi
informasi disemua daerah di negara ini. Pemerintah diharapkan dapat membantu
daerah-daerah yang penyampaian proses informasinya masih minim dan tidak hanya
fokus pada daerah atau kota-kota besar saja seperti yang terjadi pada saat sekarang
ini, karena pada kenyataannya peran daerah dalam mendukung perkembangan
teknologi informasi dan perkembangan pendidikan di Indonesia sangatlah penting.
Dengan belum meratanya
penyebaran teknologi informasi akan berpengaruh terhadap proses perkembangan pendidikan.
Hal ini dikarenakan peran teknologi informasi di dunia pendidikan sangatlah
penting. Dengan adanya teknologi informasi segala macam ilmu pengetahuan dan
informasi dapat diterima dan didapatkan dengan mudah dan cepat. Dalam kehidupan
kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan komunikasi merupakan
sektor yang paling dominan.
C.
Peranan TIK dalam
Pendidikan
Terdapat 6 Peranan TIK dalam bidang
pendidikan, antara lain :
1. TIK
sebagai skill dan kompetensi
Penggunaan TIK harus
proporsional maksudnya TIK bisa masuk ke
semua lapisan masyarakat tapi sesuainya dengan porsinya masing-masing.
2. TIK
sebagai infratruktur pembelajaran
Tersedianya bahan ajar dalam format
digital
· The
network is the school
·
Belajar dimana saja dan kapan saja
3. TIK sebagai sumber
bahan belajar
- Ilmu berkembang dengan cepat
· Guru-guru hebat tersebar di seluruh penjuru
dunia
· Buku dan bahan ajar diperbaharui secara
kontinyu
·
Inovasi memerlukan kerjasama pemikiran
4. TIK sebagai alat bantu
dan fasilitas pembelajaran
·
Penyampaian pengetahuan mempertimbangkan konteks dunia nyata
· Memberikan ilustrasi berbagai fenomena ilmu
pengetahuan untuk mempercepat
· Akuisisi pengetahuan berasal dari interaksi
mahasiswa dan guru
· Rasio antara pengajar dan peserta didik
sehingga menentukan proses pemberian fasilitas
5. TIK sebagai pendukung
manajemen pembelajaran
· Tiap individu memerlukan dukungan
pembelajaran tanpa henti tiap harinya
· Transaksi dan interaksi interaktif antar
stakeholder memerlukan pengelolaan back office yang kuat
· Kualitas layanan pada pengeekan administrasi
ditingkatkan secara bertahap
· Orang merupakan sumber daya yang bernilai
6. TIK sebagai sistem
pendukung keputusan
· Tiap individu memiliki karakter dan bakat
masing-masing dalam pembelajaran
·
Guru meningkatkan kompetensinya pada berbagai bidang ilmu
· Profil institusi pendidikan diketahui oleh pemerintah.
D. Dampak Positif dan Negatif TIK dalam
Pendidikan
Dampak Positif Teknologi
Informasi dan Komunikasi di bidang pendidikan: Informasi yang dibutuhkan
akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan. Inovasi dalam
pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin
memudahkan proses pendidikan.
Kemajuan TIK juga akan
memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis
teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada
dalam satu ruangan.
Sistem administrasi pada
sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem
TIK.Tidak diragukan lagi, transformasi informasi ini memiliki banyak manfaat
positif, namun sayangnya juga membawa berbagai dampak negatif diantaranya:
Kemajuan TIK juga akan
semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan
Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang
yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.Walaupun sistem administrasi
suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika
terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat
fatal.
Salah satu dampak negatif
televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi
dalam waktu yang singkat (short span of attention)
D.
Cara Mencegah dampak
Negatif dalam Pendidikan
Dampak negatif TIK diatas dapat dicegah
dengan cara-cara berikut: Menegakkan
fungsi hukum yang berlaku, misalnya pembentukan chiber task yang bertugas untuk
menentukan standar operasi pengendalian dalam penerapan teknologi informasi di
instansi pemerintah. Hal ini meliputi keamanan teknologi, system rekap data,
serta fungsi pusat penanganan bencana. Menghindari penggunaan telepon seluler
berfitur canggih oleh anak-anak dibawah umur dan lebih mengawasi pemakaian
ponsel.
Televisi:
·
Mewaspadai muatan pornografi, kekerasan, dan tayangan mistis.
·
Memperhatikan batasan umur penonton pada film yang tengah ditayangkan.
· Mengaktifkan penggunaan fasilitas Parental
Lock pada TV kabel dan satelit.
· Menghindari penempatan TV pribadi di dalam
kamar.
Komputer dan internet:
· Mewaspadai muatan pornografi digital (online
maupun offline).
Mewaspadai kekerasan pada game.
· Cek history browser pada computer anak untuk
melihat apa saja yang sudah dilihatnya.
· Menggunakan program filtering dan Parental
Control.
· Meletakkan computer pada tempat yang dapat
diawasi, hindari penempatan computer di dalam kamar.
· Jika terpaksa meletakkan computer dalam
kamar anak, jangan melengkapinya dengan fasilitas internet.
5.
Perbanyak buku yang bersifat edukatif di rumah.
Disamping Teknologi
informasi memiliki manfaat yang sangat banyak. Tapi, selain itu masih banyak
kendala dalam penerapan aplikasi teknologi informasi itu sendiri. Diantaranya :
1.
Kurangnya ketersediaan sumber daya manusia
2.
Belum memadainya infrastruktur telekomunikasi
3.
Belum memadainya perangkat hukum yang mengaturnya
4.
Memerlukan biaya yang cukup tinggi
5.
Belum meratanya jaringan di seluruh IndonesiaF.
Penerepan
TIK dalam pendidikan di Indonesia
Indonesia pernah
menggunakan istilah telematika (telematics) untuk arti yang kurang lebih sama
dengan TIK yang kita kenal saat ini. Excreta dictionary mendeskripsikan
telematics sebagai telecommunication + informatics (telekomunikasi +
informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data
transmission. Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan
telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang
kehidupan manusia, termasuk simulasi proses proses yang rumit, animasi proses
proses yang sulit dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran.
Tambahan lagi,
kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat
juga difasilitasi oleh TIK. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai
jargon berawalan e, mulai e-book, e-leaning, e-laboratory, e-education,
e-library, dan sebagainya.
Awalan e bermakna
electronics yang secara implicit dimaknai berdasar teknologi elektronika
digital.Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah
yang cukup panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan
telivisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi se satuan
satuan pendidikan yang tersebar diseluruh nusantara. Hal ini adalah wujud dari
kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses
pembelajaran masyarakat. Kelemahan utama siaran radio maupun televise
pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika. Siaran bersifat searah
yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar.
Introduksi computer dalam
kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis, gambar,
suara, dan gambar bergerak) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan
yang tidak dimiliki siaran radio dan televise. Bila televise hanya mampu
memberikan informasi searah (terlebih jika materi tayangannya adalah materi
hasil rekaman). Pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang
berinteraksi baik secara sinkron(real time) maupun asinkron(delayed).
Pembelajaran berbasis internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara
sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus
berada disatu tempat yang sama. Pemanfaatan teknologi video conference yang
dijalankan dengan menggunakan teknologi internet memungkinkan pembelajar berada
dimana saja sepanjang terhubung ke jaringan computer. Selain aplikasi unggulan
seperti itu, beberapa peluang lain lebih sederhana dan lebih murah juga didapat
dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini.
Komentar
Posting Komentar